Ajak aku diskusi tentang apapun, tentang mengapa becak beroda 3, tentang  cara menawar di pasar, tentang kaktus di teras bunda, dan tentang musik dan ibadah, apapun karena semakin dewasa yang dibutuhkan bukan lagi hanya perhatian, tapi tempat untuk berbagi.

pluralisme.idn - Home | Facebook

Ketika aku berdoa, tuhan tak pernah menanyakan agamaku

Tuhan kita cuman satu kitanya saja yang masih saling ribut, kalo semua disuruh seragam mana bisa, kita bukan shinobi yang bisa mengeluarkan kagebunsin nonjutsu.

“Merawat perbedaan dan memelihara keberagaman” gitu yang saya dengar pas ngobrol bersama Ibu di kantin.

stop Bullying, panjang umur hal-hal baik.

bk post6

Salah satu teman saya inisial M pernah bercerita kepada saya merasakan bulliying soal tatto, setelah mereka tahu sih M punya tulisan dan lukisan di tubuhnya,  muncul pula komentar dalam bentuk lisan dan tulisan dimedia dengan sabdanya‘’ahh kau cuman pengen keren doang’’ ‘’kamu ikut-ikutan’’ ‘’kamu bodoh tidak berfikir itu dosa’’ ‘’kamu nakal’’

saya paham, mereka mengkroksi bahwa itu tidak baik sebab mereka punya perspektif sendiri dengan hal tidak baik tersebut, kadang mereka ingin menegur atau mmperbaiki apa yang ingin dia pandang tanpa mengetahui apa maksud mereka melakukannya.

APA FAKTOR MEREKA BERPRILAKU SEPERTI ITU ?

Banyak!!! Tapi disini saya menyebutkan apa yang saya pandang langsung disekitar, culture lingkungan, biasanya efek dari lingkungan apa yang dimakan disektitarmu itu juga yang kau makan, nah disini kesalahannya, batasan dan pola pikir,

saya pernah dengar kata ini

‘’orang yang sakit hati kepada orang lain karna dia tidak kenal, kalo dia kenal dia akan cari perspektif lain dimatanya’’

seperti ini contohnya, apa definisi kamu ketika melihat orang pemabuk, waria atau penjahat yang berada dalam sel “buruk’’ manusia sering kali menyimpulkan satu kalimat saja yang berujung negatif,  tanpa harus tahu dulu,dia mabuk karna apa, dia waria karna apa, dan dia dipenjara karna apa. Mirisnya pola pikir untuk mencari tahu, mirisnya berdialog sampai dia tidak mengenal lebih dalam orang tersebut, dan mirisnya literasi sampai memahami sesuatu dengan satu objek.

Peach sign logo, Peace symbols Black and white Drawing, Printable ...
peace

Bukankah hidup kita akan teasa damai ketika kita banyak mendengar dan saling bercerita. Berhenti membenci dan mulailah mencintai. Dalam  agama saya hakekat manusia adalah “manusia yang hidup dibumi adalah manusia yang baik” saya percaya itu, semua manusia punya energi positif dan saya percaya kebaikan itu menular

rasional emosional

undefined undefined

Merasakan emosional yang dibentuk dari masa lampau, saya rasa semua puan dan tuan pernah merasakan itu, apabila sejumlah ciri suatu peristiwa tampak serupa dengan kenangan masa lampau yang mengandung muatan emosi, akan emosional menenggapinya dengan memicu perasaan-perasaan yang berkaitan dengan peristiwa yang diingat itu. Akal emosional bereaksi terhadap keadaan sekarang ‘’seolah-olah keadaan itu adalah masa lampau’’. Kesulitannya adalah, terutama apabila penilean itu cepat dan otomatis, barang kali kita tidak menyadari bahwa apa yang dahulu memang begitu, padahal sekarang tidak lagi.

seseorang yang telah belajar dari dari pukulan-pukulan yang menyakitkan yang diterimanya dari masa lampau bereaksi terhadap hadirkan amarah dengan rasa takut yang hebat dan kebencian, sampai tahap tertentu juga akan bereaksi demikian bahkan ketika sudah berada dimasa sekarang dimana kau sdang membaca tulisan ini.

Apabila perasaan-perasaan itu yang kita ingat amat kuat, maka reaksi yang dipicunya akan tampak nyata, tetapi bila kabur atau tersamar, barang kali kita tidak menyadari sepenuhnya reaksi emosional yang kita rasakan, meskipun secara halus reaksi itu mewarnai cara kita menanggapi momen tersebut.

‘’pikiran dan reaksi pada masa sekarang akan diwarnai pikiran dan reaksi masa lalu’’

meskipun barang kali agaknya reaksi tersebut melulu disebabkan oleh keadaan lingkungan saat itu. Akal emosional akan memanfaatkan akal rasional agar tujuannya tercapai, oleh karna itu kita tampil dari berbagai penjelasan atas perasaan reaksi kita alias rasionalisasi sebagai pembenaran akan perasaan dan reaksi itu dilihat dalam kerangka masa sekarang, tanpa menyadari pengaruh ingatan emosional tadi,

Kita tidak dapat mempunyai bayangan apakah yang sebetulnya terjadi, meskipun bisa jadi kita yakin betul bahwa kita tahu pasti apa yang sedang berlangsung, pada saat itulah akal emosional telah menjebak akal rasional, memperalatnya demi kepentingan akal emosional

”pencipta memulihkan manusia melalui akal rasional”

your music genre is your culture

Hasil gambar untuk konser musik


Musik jadi budaya ?

Ideal musik, ketika musik sudah bisa menjadi budaya kita.

Teatapi kalo musik disempitkan jadi ekonomi menurut saya itu bukan musik karna adanya atau tidak adanya uang semua orang masih bisa bermusik, setiap suasana semua masi bermusik nah itu yang disebut dengan budaya, mau membuat event mudah, membuat lagu mudah, atau merekam lagu mudah, ketika culture itu ada pada kita semua yakin jika kau ingin membangun daerahmu dengan musik bisa. Apa lagi ketika wadah sudah melebar dimana-mana ada tempat untuk mereka mereka pencinta genre musiknya masing masing dengan jiwa yang loyal, bisa duduk bersama untuk saling tukar pikiran, anak metal tetap bisa duduk bersama dengan anak pop, anak reangge masi bisa duduk bersama-sama dengan anak jazz itulah indahnya ketika musik sudah menjadi budaya.

Untuk mereka betapa mencipta dan mengapresiasi begitu mudah, dan tidak perlu jadi pemusik yang profeonal karna musik itu sebagai budaya, berekspresi budaya ketika kita berpakaian itu sudah mengapresiasi budaya contoh dengan memakai marchendes band yang kita suka orang-orang akan melihat kita seperti apa budaya yang ada pada diri kita. Berbicara menikmati musik ,  alat yang paling gampang diterima oleh orang-orang itu adalah musik, kalian pasti pernah mendengarkan musik tanpa kau tidak tahu maksud dari lirik tersebut tetapi kau masi mendengarnya dan membuat tubuhmu bergerak seirama dengan musiknya seperti kau nyambung dengan apa yang kau dengar tersebut, itu akan mendaji budaya dalam hidupmu, menikmati musik tanpa ada paksaan, walaupun disisi lain bagi kami yang penikmat musik underground susah mendapatkan support dari pemerintah jika ingin berkegiatan, tapi disisi lain meraka (pegiat musik underground)  berpikiran bahwasanya kita memang berdiri indiependen bergerak tanpa harus terikat atau berhubungan dengan pemerintah, harus tetap bisa berkarya dan berkspresi tanpa rasa takut

singkat untuk underground

gallery

felling lost

Persilahkan saya sedikit bercerita singkat, yah kali ini saya ingin membahas KANDAS, kandas yang sy maksud kali ini bukan berhubungan antara kedua pasangan yah sebab saya sudah tdk pernah memikirkan itu,
Kalian pasti menyayangi keluarga anda,
Setiap keluarga berharap hidup langgeng bersama-sama namun kehidupan tak lepas dari masalah, jika familia tidak dapat menampung pemikiran, keluh kesah maupun cerita keseharian masing-masing entah itu bapak, ibu, atau anak akan sangat susah menjadi keluarga harmoni.
Saya pernah baca kutipan jikalau “menurunnya frekuensi mendengarkan atau bercerita bersama keluarga kita bukan tak mungkin, akan membuat semua hidup mereka merasa tdk pernah diperhatikan, karna semua itu disebabkan kesibukan, ego, ambisi perbedaan pendapat, dalam keluarga yang sehat kita perlu mendukung ambisi, atau karier masing-masing, ohyaa saya kemrin bertemu sosok wanita yang katanya tidak pernah bohong dengan orang yg dia suka, sekecil apapun itu intinya tidak boleh bohong katanya” saya mau berterima kasih pd dia sudah mendengarkan kisah saya kemrin melihat saya membahas keluarga yang sangat susah menahan air mata malahan dia ikut meneteskan air matanya jg heheh,
Dia orang kedua setelah tuhan yang mengetahui beban saya sampai kubawa berkelana. Kuharap keluarga kalian yang membaca ini sehat selalu, jangan sampai ada yang kandas, jangan lupa untuk selalu bercerita dengan mereka. jngan terlalu membungkam mulut anda untuk berbicara, “komunikasi”